Virus Corona Amaran kembali ke Makanan Alami

Selalu saja ada yang menggemparkan dunia ini. Mulai dari bencana alam, perang, terorisme, kejahatan, hingga penyakit.

Kali ini dunia dibuat gempar oleh virus yang diberi nama Corona. Sebagaimana yang diberitakan, virus ini muncul diduga kuat dari konsumsi daging binatang eksotik ular dan kelelawar.

Virus ini terdeteksi semenjak bulan desember 2019 hingga bulan januari 2020 masih terus terjadi dan belum ada tanda-tanda virus ini akan mereda.

Wuhan, kota yang menjadi asal mula virus ini menurut pemberitaan tempat dimana pasar dan restoran yang menyediakan berbagai jenis daging dan hidangan yang berasal dari hewan yang liar seperti ular, kelelawar dll.

Benar tidaknya informasi ini mengingatkan kita bahwa makanan yang berasal dari hewani untuk masa sekarang ini tidak aman dikonsumsi apa lagi binatang liar ini sejatinya bukanlah makanan manusia.

Munculnya banyak penyakit dari Hewan

Di masa yang lalu kita sudah banyak menyaksikan banyaknya penyakit yang berasal dari hewan.

Tahun 2002 misalnya, muncul penyakit SARS,  salah Satu jenis penyakit pneumonia atau radang paru paru. Pada masa itu virus ini menyebar dengan cepat di 29 negara.

Sumber virus SARS disebut berasal dari kelelawar dan musang. Apakah penularannya lewat kontak fisik atau lewat konsumsi, dua duanya bisa jadi benar.

Berbagai penyakit lain seperti Ebola yang ditularkan lewat kontak dengan hewan seperti monyet atau kelelawar sempat mewabah dan menewaskan banyak orang khususnya di wilayah Afrika.

HN51atau flu burung sempat mewabah dan menggemparkan dunia sekitar tahun 2003 san 2004. Virus ini berasal dari burung/unggas yang ditularkan kepada manusia. Sempat mewabah di Asia, Afrika,  Timur Tengah,  dan beberapa bagian Eropa.

Mereka yang tertular akan menderita komplikasi berat,  seperti pneumonia dan radang selaput otak.

Kasus virus flu babi juga sempat mewabah sekitar tahun 2009. Virus ini ditemukan di Meksiko, Amerika, Selandia baru, Israel dan perancis.

Virus ini berasal dari babi yang ditularkan kepada manusia.  Flu babi disebabkan virus H1N1. Penyakit ini segera mewabah keberbagai penjuru dunia, namun Agustus tahun 2010 wabah ini dinyatakan berakhir.

Pertimbangan kembali ke makanan Alami

Dari sejarah perjalanan wabah penyakit yang disebabkan interaksi manusia dengan hewan, baik lewat kontak fisik maupun konsumsi, nampaknya untuk masa sekarang ini kita harus berpikir ulang menjadikan hewan sebagai makanan manusia.

Dengan kata lain, kembali ke makanan yang disediakan oleh alam harus menjadi pertimbangan kita, tentu saja makanan alam yang bebas dari pestisida atau zat kimiawi lainnya.

Selain itu, nampaknya hubungan manusia dengan hewan liar harus ditata kembali. Hewan-hewan tersebut perlu dibiarkan hidup dialamnya jauh dari gangguan manusia untuk tidak tergoda mengambilnya untuk diperdagangkan atau menjadi makanan maupun peliharaan dirumah.

Karena terjadinya wabah penyakit tidak muncul dengan sendirinya. Manusia berperan atas munculnya penyakit dan juga Penyebarannya.

Bagikan:

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.