Sumur, sumpah dan penyertaan Tuhan (Kejadian 21:22-26)
HAGAR dan Ismael telah menikmati kebaikan Tuhan. Hidup mereka sekarang sudah tenang. Mereka tinggal di padan gurun Paran. Ismael juga telah menikah dengan gadis pilihan ibunya. Orang Mesir.
Tidak ada lagi yang perlu diceritakan tentang Ismael dan Hagar. Penulis segera melompat kembali kepada cerita Abraham..
Pada waktu itu Abimelekh, beserta Pikhol, panglima tentaranya, berkata kepada Abraham: “Allah menyertai engkau dalam segala sesuatu yang engkau lakukan. (21:22).
Abimelek dan Pikhol datang menemui Abraham. Diwaktu yang lalu mereka pernah terlibat interaksi.
Abraham sebagai pendatang, berbohong kepada Abimelek tentang status pernikahannya dengan Sara. Sehingga Abimelek hendak mengambil Sara sebagai gundiknya..
Namun Tuhan datang kepada Abimelek dalam suatu mimpi. Memberitahukan Sara itu istri Abraham. Kalau dia bersikeras mengambil Sara, dia akan mati..
Abimelek sadar. Dia memanggil Abraham dan mengembalikan Sara. Dia juga memberi harta sebagai kmpensasi.
Abraham berdoa untuk Abimelek. Para perempuan mereka dapat melahirkan.
Abimelek memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada Abaraham untuk tnggal di Negeb dimana dia suka.
Untuk apa Abimelek dan panglimanya datang kepada Abraham? Mereka datang untuk membuat perjanjian. Sebab Abimelek melihat potensi Abraham menjadi orang yang berkuasa sangat besar..
Dan dia tahu siapa dibelakang Abraham yang membuat dia menjadi orang hebat, yaitu Tuhan. itu sebabnya dia berkata, “Allah menyertai engkau dalam segala sesuatu yang engkau lakukan..”
Artinya mereka mengakui kehadiran Allah bersama Abraham. Pengakuan mereka memotivasi mereka untuk masuk ke dalam hubungan perjanjian dengan-Nya.
Kemudian diayat 23 Abimelek membuat sebuah permintaan.
‘Oleh sebab itu, bersumpahlah kepadaku di sini demi Allah, bahwa engkau tidak akan berlaku curang kepadaku, atau kepada anak-anakku, atau kepada cucu cicitku; sesuai dengan persahabatan yang kulakukan kepadamu, demikianlah harus engkau berlaku kepadaku dan kepada negeri yang kautinggali sebagai orang asing.”
Dasar dari pemintaan Abimelek ini adalah karena Abimelek telah berbuat baik kepada Abraham dengan mengijinkanya tinggal di wilayah kerajaannya dengan damai..
Maka dia juga harus berbuat baik kepada Abimelek..
Hal ini menunjukkan bahwa Abraham telah menjadi seorang kepala suku yang kuat, seorang pengembara, tetapi tetap menjadi kepala suku yang ditakuti oleh raja-raja kota setempat.
Mereka mengakui bahwa Allah menyertai Abraham, walau Abraham pernah menipu mereka. Itulah paradoks yang dihadapi Abimelekh:
Allah menyertai Abraham, tetapi Abraham pernah menipu; unsur kontradiktif inilah yang menuntut adanya perjanjian yang mengikat.
Perhatikan sekali lagi bahwa penguasa Filistin kafir ini yang memulai tawaran kepada Abraham. Ia memintanya untuk bersumpah demi Tuhan
Jadi apa yang memotivasi Abimelek membuat perjanjian? Kemungkina dia takut, kalau Abraham akan mengkudeta dirinya atau bekerjasama dengan raja lain menggulinkan dia sebagai raja Gerar..
Sekarang bagaimana respon Abraham terjadap permintaan Abimelek? Lalu kata Abraham: “Aku bersumpah!”
Kata Ibrani untuk bersumpah (atau mengambil sumpah) adalah shaba yang berhubungan dengan kata Ibrani sheba yang berarti tujuh..
Dengan demikian bersumpah berarti “mengikat dengan tujuh hal.” Itu sebabnya diayat selanjutnya kita melihat Abraham mengambil 7 ekor domba betina.
Jadi, bersumpah berarti menegaskan kebenaran pernyataan seseorang dengan mengacu pada entitas Tuhan..
Dimana Abimelekh telah meminta Abraham “bersumpahlah kepadaku demi Allah” dalam Kej 21:23 ).
Dalam sebuah sumpah didalamnya mencakup hukuman yang akan menimpa orang yang bersumpah jika ia terbukti tidak jujur dan/atau gagal menepati sumpah..
Namun sebelum mereka mengikat perjanjian, Abraham menyampaikan satu keluhan kepadanya, yaitu tentang sumur yang dia gali tetapi dirampas oleh hamba-hamba Abimelek..
Disini Abraham menegur Abimelekh karena sumur air itu, yang telah dirampas oleh hamba-hamba Abimelekh dengan kejam. Hal ini menunjukkan bahwa keluarga Abimelekh juga tidak berlaku adil..
Sumur-sumur air sangat penting di negara-negara panas itu, terutama di mana kawanan ternak banyak jumlahnya..
Karena air langka, dan menggali untuk menemukannya membutuhkan banyak waktu dan tenaga.
Kejadian 21:26 memberikan tiga jawaban dari Abimelekh. Pertama: Aku tidak tahu siapa yang telah melakukan hal itu, ia tidak tahu siapa yang bersalah di antara hamba-hambanya.
Kedua: Engkau juga tidak memberitahukannya kepadaku; ini adalah pertama kalinya Abraham menyebutkan peristiwa ini.
Ketiga: Belum pernah kudengar tentang hal itu, kecuali pada hari ini; ini adalah berita pertama tentang hal itu; ia bahkan tidak mendengar desas-desus tentang hal itu.
Tanggapan Abimelekh tampaknya memuaskan Abraham, seperti yang ditunjukkan dengan jelas oleh tindakan Abraham selanjutnya.
Abimelekh bersikap jujur. Atasan tidak selalu tahu apa yang dilakukan pembantunya, apakah itu baik atau buruk, jujur atau tidak jujur.
Jadi berkat Tuhan kepada Abraham membuat raja kafir datang kepadanya. Karena berkat Tuhan, dia disegani oleh para penguasa.
Dan orang-orang kafir menjadi tahu siapa Tuhan pencipta yang disembah Abraham.
Demikian juga dengan kita, berkat Tuhan kepada kita harus membuat Tuhan dikenal kepada orang-orang lain.
Bila kita telah diberkati Tuhan, hendaklah Tuhan akan dikenal dan kita memperkenalkan siapa Tuhan dan apa yang telah dia lakukan untuk kita dan untuk semua orang..




