Sara hamil diusia tua, semua orang tertawa
VIRAL. Sara perempuan situa bangka mengadung. Awalnya dikira banyak orang sara sakit. Perutnya kembung. Membesar. Itu mungkin tumor rahim atau kista.
Suatu kali saya bertemu dengan seorang ibu yang masih muda. Perutnya besar. Saya yakin dia sedang hamil sekitar 6 bulan..
“Sudah berapa bulan bu..” tanya saya..
“Anu pak, saya tidak hamil..perut saya memang besar seperti ini, ada kista diperut saya..” jawabnya menjelaskan dengan wajah tertunduk dan sedih..
Ah, saya merasa bersalah telah menanyakan itu.
Perut Sara membesar bukan karena ada tumor dirahimnya. Memang dia hamil. Anda pasti lucu, lucu sekali membayangkan perempuan tua sekali hamil..
Orang-orang yang tahu Sara hamil pasti geli melihat perutnya. Masalahnya tidak cocok dia hamil. Karena itu semua orang yang tahu hal itu tertawa..
Dalam pikiran mereka, bagaimana bisa seorang nenek tua mengandung? Tidak masuk logika mereka. Karena itu mereka cuma bisa tertawa saja..
Orang-orang menjadi sehat dan panjang umur karena tiap hari mereka tertawa melihat Sara. Sara dan Abraham pun tertawa tiap hari.
Tuhan telah membuat mereka tertawa. Sekarang tawa mereka bukan lagi karena tidak percaya, tetapi tawa kudus..
Kemungkinan banyak orang datang kerumah Abraham. Sekedar ingin melihat keheranan ini. Para perempuan mengelus-elus perut Sara, sambil tertawa..
Mungkin banyak perempuan-perempuan muda yang mandul juga datang. Mengelus perut Sara dan berharap mereka bisa hamil, sambil tertawa..
Intinya semua orang tertawa bahagia karena kehamilan Sara. Saya pun tertawa ketika membaca cerita ini. Anda pun pasti tertawa..
Kalau tidak tertawa ada yang salah dengan selera humor Anda..
Dan yang paling merasa lucu akan peristiwa ini adalah Sara sendiri. Dia merasa sangat lucu hamil di umur 90 tahun.
Itu sebabnya dia tidak berhenti tertawa setiap hari. Bangun pagi dia melihat perutnya besar, dia tertawa. Hendak tidur dia melihat perutnya besar, dia tertawa.
Abraham juga tertawa melihat istrinya. Inilah peristiwa yang paling lucu dalam sejarah hidup mereka. Ini lah bulan-bulan dimana hidup mereka dipenuhi dengan tawa tiap hari..
Mereka tertawa bersama oleh karena hal yang baik. keluarga besarnya tertawa. Tetangga-tetangganya tertawa. Kolega-koleganya tertawa.
Para hamba-hamba Abraham tertawa. Hagar dan Ismael pasti juga tertawa. Abimelek, raja Gerar dan istrinyajuga tertawa. Mereka terpingkal-pingkal..
Semua orang tertawa oleh karena berkat Tuhan kepada Abraham dan Sara.
Dan yang paling mengesankan adalah Tuhan tertawa melihat tawa Abraham dan Sara. Karena tidak lama lagi mereka akan memiliki anak perjanjian yang telah lama ditunggu.
Tuhan senang membuat kita tertawa. Dia ingin hidup kita dipenuhi dengan sukacita karena hal yang baik.
Majalah Health menuliskan paling sedikit ada 5 jenis tertawa, yaitu: tertawa gugup, tertawa burung merpati, tertawa sopan, tertawa tanpa suara, dan tertawa perut.
Dari semua jenis tertawa diatas maka tertawa yang dianggap paling jujur adalah tertawa perut yang biasanya disertai dengan air mata, tertawa terpingkal-pingkal.
Dan tertawa ini biasanya sangat sehat…
Walaupun tertawa itu sehat, namum banyak hal yg membuat kita tidak bisa tertawa lepas. Masalah hidup sering membuat kita sulit untuk tertawa,
Harapan yang belum terpenuhi membuat kita susah tertawa..dan dalam hidup menangis lebih banyak dari pada tertawa..
Banyak orang tidak bisa tertawa karna tidak ada yang bisa membuatnya tertawa. Itu sebabnya banyak orang memutar film komedi supaya bisa tertawa..
Kehamilah Sara mengajarkan kepada kita bahwa kalau kita percaya terus kepada janji Tuhan, dan dan bergumul dengan janji itu terus menerus, maka kita akan menerima kegenapan janji itu..
Dan kita akan tertawa gembira oleh karena Tuhan.
Jika janji itu lama digenapi, bahkan seolah-olah itu tidak akan pernah ada teruslah berharap..
Jika janji itu tidak digenapi pada masa waktu kita hidup, mungkin akan digenapi ketika kita sudah mati dan anak-anak kita yg akan menerima, dan mereka akan tertawa.
Mari kita tertawa karena hal yang baik dari Tuhan. Sebagai satu jemaat, mari kita tertawa bersama karena berkat Tuhan.
“Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.” Mazmur 12:7
“Ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa..” Pengkhotbah 3:4




