Lahir Kembali dari Air dan Roh

Oleh: Deddy Panjaitan

Teks: Yohanes 3:1-22

Intro:

Kepada kita para pembaca diperkenalkan secara singkat seorang yang bernama Nikodemus.

Dia seorang Farisi dan pemimpin agama. Lebih spesifiknya dia seorang guru Israel. Itu di ayat 10. Yesus katakan Engkau guru Israel.

Tetapi dia lebih dari sekedar Guru. Di ayat 10 dalam bahasa aslinya ada kata yang digunakan ha didaskalos.

Artikel ha menunjukkan bahwa dia mungkin adalah guru yang paling termasyhur di seluruh Israel. Jadi dia adalah guru bangsa.

Selain sebagai pemimpin agama, dia juga berasal dari golongan farisi.

Mereka dikenal sebagai pemelihara hukum dan tradisi secara cermat dan detail.

Sesuai namanya farisi, mereka kelompok yang mengasingkan diri dan tidak bergaul dengan sembarangan orang.

Mereka tidak akan bergaul dengan orang-orang yang mereka anggap sebagai orang berdosa, seperti pemungut cukai.

Karena sikap seperti itu membuat mereka merasa diri sudah selamat tanpa Mesias, merasa diri orang benar dan pasti masuk surga.

Itu sebabnya orang farisi selalu memuji diri sendiri, sebagai orang yang baik.

Jadi Itulah Nikodemus..

1. Merasakan haus akan kebenaran, kebutuhan untul lahir baru

Dan sekarang guru yang termasyur ini datang kepada Yesus.. diayat 2 dikatakan, ia datang pada waktu malam kepada Yesus..

Kenapa dia datang kepada Yesus? dia datang karena dia punya pergumulan rohani yang berat. Dia lapar haus akan kebenaran.

Bagaimana mungkin seorang pemimpin agama, anggota Sanhedrin, juru tulis, guru hukum, penerjemah, instruktur hukum, sarjana Alkitab, merasa lapar akan kebenaran?

Salah satu yang harus kita ingat adalah bahwa menempati posisi sebagai pemimpin agama, tekun menjalankan ritual agama, tidak akan membuat kita sempurna dalam kebenaran.

Hal ini menunjukkan bahwa keselamatan tidak dicapai melalui agama.

Karena jika seseorang dapat mencapai keselamatan melalui agama, Nikodemus akan menjadi yang pertama masuk surga.

Tanpa lahir baru agama tidak berarti, tanpa lahir baru agama hanya sekedar identitas ktp, ritual agama akan berarti hanya kalau kita lahir baru.

Ketika dia bertemu dengan Yesus dia katakan,

“”Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorang pun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya.”

Dia katakan kami tahu…kata kami tau menunjukkan lebih dari satu, kemungkinan itu mengacu kepada mereka orang farisi atau para pemimpin agama, bisa juga seluruh orang Israel.

Apa yang mereka tau adalah bahwa Yesus Guru yang diutus oleh Allah. Tetapi pengetahuan yang mereka miliki, tidak di praktekkan. Mereka tidak datang dan percaya kepada Yesus.

Bukankah ini yang dikatakan oleh banyak orang saat?

Kami tahu Yesus adalah juruslamat, Dia adalah hakim yang adil yang akan datang pada hari kiamat, tetapi apakah dengan pengetahuan itu orang-orang datang kepada-Nya?

Apakah memiliki pengetahuan tentang Yesus membuat kita menjadi serupa dengan tabiat Kristus?

Berapa banyak orang yang memiliki pengetahuan tentang Yesus, tetapi masih menjadi pemarah, peminum, pemabuk, sombong, kejam, kikir, rakus, gila harta, tidak setia dalam pernikahan, dll..

Sekedar punya pengetahuan tidak cukup. Nikodemus tau kebenaran ini tetapi itu tidak dapat menyelamatkan dirinya.

Itu sebabnya jangan bangga dengan pengetahuan yang kita punya.

Boleh jadi kita punya pengetahuan yang baik tetang kebenaran alkitab, tentang nubuatan, tentang kasih dll, namun kalau pengetahuan itu tidak dipraktekan tidak berguna.

2. Perlunya lahir baru

Maka supaya pengetahuan berguna, untuk menuntun kita kepada keselamatan, kita harus lahir baru. Dan itulah poin yang ingin disampaikan Yesus kepada Nikodemus.

Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.” (3)

Sangat menyedihkan, kebenaran tentang lahir kembali dari Yesus, tidak dimengerti oleh Nikodemus.

Sehingga dia berkata: “Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?” (4)

Ada 2 kemungkinannya memang Nikodemus tidak mengerti atau dia pura-pura tidak mengerti.

Dia seorang guru agama Yahudi, mustinya dia tau, karena istilah lahir baru itu lazim digunakan bagi orang-orang yg bertobat dari kekafiran dan menerima agama Yudaisme, mereka disebut anak-anak yang baru lahir.

Jadi sebenarnya dia hanya pura-pura tidak mengerti, kenapa?

Dia merasa tidak enak hati, dia seorang pemimpin agama yang terkenal, lalu tiba-tiba disuruh lahir baru.

Dia berpikir bahwa itu bukan kelas dia, itu kelasnya para calon-calon kelas baptisan.

Saya sudah guru, pengajar agama Yahudi, mana mungkin turun kelas menjadi petobat baru?

Dan ini menunjukkan walau Nikodemus seorang Guru Agama Yahudi, dia selama ini hidup dalam kegelapan rohani.

Brp banyak diantara kita seperti Nikodemus?

Tetapi hatinya kepada Yesus sedikit terbuka, kenapa bisa demikian? Karena dia mau belajar, dia mau mendengar, dia mau melihat pengajaran Yesus yang berkuasa, penyembuhan Yesus..

Itu sebabnya dia beranikan diri datang kepada Yesus..utk belajar kepada-Nya

Yesus mengatakan,

“jika seorang tidak dilahirkan kembali tidak dapat melihat kerajaan TUhan.”

Nikodemus yang selama ini merasa pasti masuk sorga..sebab merasa sdh melakukan semua tuntutan hukum taurat, tapi ternyata pola hidup beragama seperti itu membuat surga itu jauh dari jagkauannya..

Kenapa?

Matius 23:3 “…. karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.”

Itu sebabnya tidak cukup hanya punya pengetahuan tentang kebenaran. Mengetahui, itu baru sebagian. Itu tidak lengkap sebelum kita melakukan kebenaran yang kita ketahui.

Kita tahu 10 hukum, itu tidak lengkap kalau tidak menurutinya, kita tau kebenaran hari sabat, tidak lengkap kalau kita tidak merayakannya.

Kita tau mengasihi, tapi tidak lengkap kalau tidak mempraktekkannya.

Jadi itu semua Cuma teori, teori kebenaran, teori kasih. Alkitab katakan, jadilah pelaku Firman.

Menghidupkan pengetahuan yang kita miliki akan menuntun kita kepada keselamatan melalui Yesus.

Maka satu-satunya cara supaya pengetahuan yang kita miliki dapat kita hidupkan adalah dengan lahir kembali.

Pertanyaannya adalah kelahiran kembali dari apa yang harus dialami Nikodemus?

Karena Yesus katakan di Ay.5..Jika seorang tidak dilahirkan dari air dan roh ia tidak dapat masuk dalam kerajaan TUhan.

Yesus tau Nikodemus ingin selamat. Tetapi itu tidak bisa dicapai hanya dengan penurutan kepada hukum.

Tidak bisa dicapai lewat kesalehan ritual agama..

Yesus memperjelas bahwa yang dimaksud adalah lahir kembali dari air dan roh..

Perhatikan diantara kata air dan Roh” itu ada kata dan. Kata dan adalah terjemahan dari kata Yunani kai, namun kata kai dapat pula diterjemahkan sebagai “juga.”

Maka, kata-kata Yesus akan menjadi, “Jika seorang tidak dilahirkan dari air yang juga Roh”.

Maka disini kata air dan Roh adalah mempunyai pengertian yang sama. Pengertian ini, sesuai dengan ayat alkitab berikut ini :

Yohanes 7:37-39

7:38 Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.”

7:39 Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya;

Jadi orang yang percaya kepada Yesus akan menerima kuasa Roh Kudus untuk hidup secara rohani.

Ay.6, Yesus katakan, Apa yg dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yg dilahirkan dari Roh adalah roh.” jadi jgn heran kalau aku berkata,”engkau harus dilahirkan kembali..”

Nah, Sekarang, Yesus membuat perbandingan dari 2 kelahiran. Pertama kelahiran dari daging dan kelahiran dari Roh Kudus.

1. Lahir dari daging itu sama seperti yang dijelaskan rasul Paulus dalam Galatia 5:19-21

“ Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya.

“…barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.”

Kemudian di Roma 8:5-8

Rom 8:5 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.

Rom 8:6 Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.

Rom 8:7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah..

Rom 8:8 Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.

2. Lahir dari Roh? Galatia 5:25, 22, 23,24

25 Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,

22 tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.

24 Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.

Jadi, istilah2 lahir dari air adalah istilah manusia utk menjelaskan perkara rohani..yaitu kehidupan baru…

Yesus mengatakan dia harus dilahirkan kembali..lahir kembali bukan lagi dari rahim ibunya secara fisik, tapi secara rohani

Karena kelahiran manusia secara daging perlu dibersihkan/disucikan melalui Roh kudus Tuhan..

Kembali kepada Nikodemus. Apa kurangnya Nikodemus dalam rupa agama? Tidak ada..secara rupa agama dia sangat sempurna..tetapi secara rohani dia jauh dari Tuhan..

KSZ 172 katakan, “tidak ada keselamatan bagi orang yang memiliki hanya sekedar suatu agama resmi, sesuatu rupa ibadat belaka.”

Agama yang benar

“Agama yang benar membawa manusia kepada keselarasan dengan hukum-hukum Allah, secara jasmani, pikiran dan akhlak. Itu mengajarkan pengendalian diri, ketenangan dan pertarakan. Agama meluhurkan pikiran, menghaluskan perasaan, dan menyucikan pertimbangan. Ia menjadikan jiwa turut ambil bagian akan kesucian surga.”

Sejarah para nabi jilid 2, 237

“Agama Kristus tidak pernah merendahkan derajat si penerimanya; agama itu tidak per-nah menjadikan dia kasar, tidak sopan atau meninggikan diri, lekas marah atau keras hati. Sebaliknya, agama itu memperhalus perasaan, menyucikan pertimbangan, membersihkan dan memuliakan pikiran, membawa mereka kepada Kristus.”

Nasehat bagi sidang 115

Pekerjaan Roh seperti angin

Ay8. Yesus mengumpamakan pekerjaan Roh kudus seperti angin.. angin tidak kelihatan hanya bisa dirasakan..

Ketika angin berhembus kulit kita merasakan tiupanya..kita bisa melihat daun-daunan bergoyang.. Pekerjaan Roh Kudus kurang lebih seperti itu..kita dapat merasakan kehadirannya dalam hidup kita..

Apa hasilnya? hidupnya diubahkan…

Apabila roh Tuhan sudah memiliki hati, maka kehidupanpun akan diubahkan. Segala pikiran yg penuh dosa dibuang jauh, segala perbuatan jahat ditinggalkan; kasih, kerendahan hati, dan damai akan menggantikan amarah, iri hati, dan perselisihan. Sukacita menggantikan dukacita dan wajah memantulkan cahaya surga.

Kerinduan segala zaman 173

Sdr/i..mendengar penjelasan Yesus tentang kelahiran baru, kebenaran menembusi pikiran Nikodemus.. dia mulai tertarik dengan topic kelahiran baru..atau pertobatan..dan itu dia simpan dipikiranya..

selama ini nikodemus membaca alkitab dengan cara yg salah..hukum yg selama ini dia ketahui hanya dia jalankan secara lahirah saja..

Nikodemus dihadapan manusia dia seperti orang benar dan dimuliakan..Namun ketika dia datang dihadirat Kristus, dia menemukan dirinnya berdosa dan hidupnya tidak suci..

Maka,..semakin dekat kita kehadirat Yesus, semakin jelas kita melihat diri kita yg berdosa..semakin kita kita melihat kebenaran kita seperti kain lara, jubah agama kita tidak berarti..

Yesus ingin mengubah pemahaman Nikodemus mengenai keselamatan oleh perbuatan…kepada keselamatan oleh iman.

Memelihara hukum baik, tp tidak membuat kita selamat…kita memelihara hukum bukan supaya selamat, tetapi karena sudah selamat. Kita menjalankan ritual agama bukan supaya saya kelihatan orang beragama, tetapi karena iman kepada Yesus..

sdr/i..bagaimanakah respon Nikodemus terhadap panggilan Yesus untuk lahir baru?

Yoh 7:50. Mencatat, Nikodemus membela Yesus dihadapan para ahli taurat dan iman. Dia tidak ikut menentang ajarang Yesus..

Kedua, Yoh 19:39, Dia datang meminyaki Yesus dengan minyak mur dan minyak gaharu sebanyak 50 kg beratnya..itu adalah jumlah yang sangat besar..bahkan untuk seorang yg paling dihormati di Yerusalem tidak akan menerima penghormatan yg lebih dari itu..

Apa artinya? dia menunjukkan penerimaannya kepada Yesus..hidupnya diubahkan..dari seorang yang tidak percaya menjadi percaya. Dari seorang yang hanya sekedar rupa agama.

Roh kudus telah memberikan kelahiran baru.

Kesimpulan:

Kelahiran baru adalah inti ajaran Yesus. Yesus berkata, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah”

Ingat, Yesus tidak sedang berbicara dengan seseorang yang dianggap banyak orang sebagai orang berdosa, seperti pemungut cukai, pelacur dll.

Dia sedang berbicara dengan Nikodemus, seorang pemimpin agama yang sangat taat dan sangat dihormati.

Ini adalah ilustrasi yang kuat tentang fakta bahwa menjadi saleh, dan religius saja tidak cukup. Semua hal ini penting, tetapi tidak akan pernah menyelamatkan siapa pun. Terlepas dari kesalehannya, Nikodemus adalah orang yang terhilang.

Boleh jadi kita adalah orang yang terlihang didalam kesalehan dan jubah agama kita..

Apa itu “Kelahiran Baru?” Ini adalah transformasi yang luar biasa dan dramatis yang dilakukan dalam kehidupan seseorang ketika mereka menyerahkan hidupnya kepada Yesus Kristus.

Itu seperti ulat: binatang yang menakutkan dan menjijikkan bagi banyak orang. Tetapi dia akan menjadi binatang yang disukai, hanya ketika dia bertransformasi/berubah/ menjadi kupu-kupu.

Perubahan ulat menjadi kupu-kupu itu memerlukan waktu yang lama, berjuang antara hidup dan mati. Tetapi ketika proses itu dilewati, dia akan menjadi binatang yang cantik.

Jadi perubahan yang terjadi pada ulat bukan hanya tampilan luarnya, tetapi seluruh hidupnya berubah, bahkan namanya pun berubah.

Seperti itulah lahir baru. Bukan sekedar tampilan luar, tapi hati/pikiran berubah. Tabiat kita diubahkan.

Ketika Anda menerima Yesus, bertobat, dosa-dosa Anda diampuni (Kis 3:19; 1 Yohanes 1: 7,9,)

Anda diadopsi ke dalam keluarga Allah (Roma 8: 14-16; Galatia 4: 4-5; Efesus 1: 5,)

Anda menjadi ciptaan yang benar-benar baru, diperbarui dalam kebenaran dan kekudusan sejati (2 Korintus 5: 17-18; Efesus 4:24,) dan

Anda menerima hidup kekal, untuk hidup bersama Allah selamanya! (Yohanes 3: 14-21), hanya kalau kita lahir baru.

Kita tidak akan kesorga kalau tidak lahir baru. Karena Yesus katakan, tidak lahir baru tidak akan melihat kerajaan Tuhan.

Paulus katakan, Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.

Kelahiran Baru bukanlah sebuah “” agama. ” itu adalah cara hidup seperti Yesus hidup.

Agama itu akan bermakna kalau orang-orang yang beragama itu hidup seperti Yesus. Yaitu memiliki kasih dan belas kasihan.

Yesus adalah guru kehidupan pemberi kemenangan..dia dapat memberi kita kemenangan terhadap dosa dan formalisme agama..

Maukah engkau datang dekat kehadirat-Nya, belajar dari pada-Nya, maukah engkau menghidupkan kebenaran yang kita sudah ketahui..kalau engkua mau mari kita berdoa..

Bagikan:

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *