
Teks: Matius 27:50-56
Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya. Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah, dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit. Dan sesudah kebangkitan Yesus, mereka pun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang.” Matius 27:50-56
Seruan Yesus yang lain, yang diucapkan di ayat 50 “ Yesus berseru pula dengan suara yang nyaring dan menyerahkan nyawanya..” Seruan itu adalah,” sudah selesai” (Yohanes 19:30)
Dia telah menyerahkan nyawa-Nya, Itu adalah seruan kemenangan. ‘‘Sudah selesai.”
Artinya pertempuran telah dimenangkan, setan telah dikalahkan.
Dan apakah yang terjadi saat Yesus mengatakan Sudah Selesai? Maka muncul tiga keajaiban/mujizat yang terjadi satu demi satu.
Mujizat pertama adalah, “ tabir bait suci terbelah 2 dari atas sampai kebawah.” (51) Tabir bait suci itu memiliki ukuran yang sangat besar 60 kaki x 20 kaki, sangat tebal. Kain itu sangat kuat, saking kuatnya bahkan sekelompok lembu tidak dapat memisahkan tirai itu, karena begitu kuat.
Untuk menangani tirai itu saja dibutukan 300 imam. Tabir adalah penutup antara tempat suci dan tempat maha suci di bait suci.
Tabir itulah yang menjauhkan manusia dari Tuhan.
Tabir itu melambangkan dosa manusia. Tetapi sekarang ketika Yesus mati di kayu salib Dia menjadi dosa kita. Dalam Kitab Ibrani 10:19-20, kita diberitahu tentang apa tabir ini..
“Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus, karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri,”
Ketika Yesus Kristus menjadi dosa bagi kita, Allah berurusan dengan dosa.
Sekarang Tuhan meruntuhkan yang lama dan membangun yang baru. Jadi, oleh tangan Tuhan (itulah sebabnya dikatakan dari atas ke bawah) tabir yang menjauhkan manusia, dosa yang memisahkan Tuhan dan manusia, Tuhan merobeknya.
Ketika Tuhan merobek selubung bait suci, Dia menghapuskan semua upacara korban. Karena semua yang dilambangkan selama ini telah digenapi, Yesuslah korban sesungguh-Nya.
Karena itu, kita tidak perlu lagi pergi kepada Imam, kita tidak perlu pergi ke kaabah membawa domba. Sekarang kita punya akses langsung ke hadirat Tuhan dengan darah Yesus yang telah tercurah.
Keajaiban/mujizat kedua adalah gempa bumi dan bukit-bukit terbelah. Bumi bergetar saat pencipta-Nya dihukum mati. Gempa Golgota adalah jawaban Tuhan untuk gempa Sinai. Di Sinai, bumi berguncang saat hukum Tuhan diberikan.
Di Golgota bumi berguncang ketika hukum upacara dipenuhi sepenuhnya.
Keajaiban ketiga ada di ayat 52, “Dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit..”
Dan sesudah kebangkitan Yesus,(Buah Sulung) mereka pun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang.
Itu berarti kebangkitan Yesus Kristus adalah jaminan bahwa kita akan mengalami kebangkitan juga. Itu semua karena Golgota.
Ayat 54, “Kepala pasukan dan prajurit-prajuritnya yang menjaga Yesus menjadi sangat takut ketika mereka melihat gempa bumi dan apa yang telah terjadi, lalu berkata: “Sungguh, Ia ini adalah Anak Allah.”
Sebelum Yesus disalib, mereka tidak tertarik kepada Yesus, bahkan mereka mengejek dan mempermainkan Yesus.
Tetapi setelah mereka melihat Yesus dengan segala yang Dia lakukan di kayu salib, mereka berkata, ‘Sungguh, ini adalah anak Allah yang hidup.”
Kita tidak memiliki catatan apakah mereka bertobat dan mengikut Yesus, kita tidak tahu, tetapi kesaksian mereka menunjukkan pengakuan mereka kepada Yesus sebagai anak Allah yang hidup.
Hanya, Ketika kita memandang Yesus yang tersalib, kita diubahkan..dari orang yang keras menjadi lembut, dari orang yang jahat menjadi baik.
Selain prajurit, ayat 55-56 menceritakan, “Dan ada di situ banyak perempuan yang melihat dari jauh, yaitu perempuan-perempuan yang mengikuti Yesus dari Galilea untuk melayani Dia.”
Disana ada Maria Magdalena, Maria, ibu Yakobus dan Yusuf, dan ibu anak-anak Zebedeus. Sebelumnya mereka hanya mengikuti Yesus dari jauh, mereka tidak berani.
Tetapi salib Yesus membuat mereka datang lebih dekat. Salib Yesus menarik orang kepada-Nya.
Apakah Anda tertarik dengan salib Yesus? Datanglah lebih dekat. Salib dapat mengubahkan tabiat kita.




