Dosa Menarik, Tapi Menjerat

Ilustrasi

[Pastordepan.com] Di bagian Timur Afrika suatu pasukan Baboon sekitar 50 ekor memasuki daerah perkampungan dan perkebunan penduduk. Awalnya para Baboon itu menjadi tontonan dan hiburan bagi penduduk setempat, namun tidak lama kemudian kedatangan mereka menjadi bencana bagi para penduduk di perkampungan tersebut. Mengapa?

Karena dengan segera mereka merusak hasil perkebunan penduduk dengan memakani jagung-jagung dan tanaman lain dari para petani yang siap untuk dipanen. Baboon-baboon itu menghancurkan apapun yang tangan mereka dapati.

Para Petani yang sedih dan frustrasi membuat suatu rencana untuk membinasakan binatang-binatang tersebut. Untuk melakukan rencana tersebut mereka membuat sangkar-sangkar dengan menaruh umpan di dalamnya. Rencana mereka adalah untuk menangkap ke 50 ekor Baboon itu dengan menjerat dan kemudian membunuh mereka sekaligus.

Bagaimanapun juga Baboon bukanlah binatang bodoh. Insting mereka merasakan bahwa sangkar itu adalah bahaya, dan mereka menolak untuk masuk ke dalamnya. Tetapi para petani adalah orang-orang yang sabar.

Karena beberapa hari Baboon-Baboon itu memasuki sangkar dan selalu mendapatkan makanan, tanpa mereka sadari pada suatu hari makanan yang disiapkan petani telah diikat ke pintu pengancing dari sangkar tersebut.

Ketika binatang-binatang itu berebut makanan, pintu sangkar terbanting dan tertutup rapat. Baboon-Baboon itu berteriak-teriak seperti biasanya tanpa mereka sadari mereka sudah terjerat. Ketika mereka menyelesaikan seluruh makanan mereka, barulah mereka menyadari bahwa mereka telah terjerat. Tidak ada satu ekor Baboonpun yang dapat keluar.

Mereka mencoba untuk membuka pintu sangkar, namun tidak ada pintu yang dapat dibuka. Setiap sangkar terisi penuh dengan Baboon-Baboon liar tersebut dan tidak ada satu ekor Baboonpun yang tidak tertangkap. Para petani yang melihat hal itu segera berdatangan dan bersorak-sorai untuk keberhasilan mereka. Tidak lama kemudian mereka membunuh semua Baboon yang telah menyusahkan mereka selama ini.

Ada banyak Dosa seperti perangkap Baboon itu. Membuat kita terjerumus dan pada akhirnya kita baru menyadari bahwa dosa itu mengakibatkan kita hancur. Seperti makanan dalam perangkap itu, kelihatannya baik, indah dan menggoda. Dan membuat kita lapar! Itulah sifat dosa.

Anda mungkin dapat menolaknya dan membalas pencobaan itu dengan melakukan perkara-perkara yang benar pada mulanya. Dan kemudian anda mulai melihat orang lain memanjakan diri mereka dengan dosa dan sepertinya mereka tidak tertimpa akibat dari dosa yang mereka lakukan. Sama seperti halnya Baboon, kita mulai percaya bahwa kita pun dapat meloloskan diri dari dosa-dosa tersebut.

Tetapi setan sangat sabar. Dia akan membiarkan anda meloloskan diri dari dosa untuk awalnya bahkan sampai beberapa waktu yang cukup lama. Kemudian dia akan membanting dan menutup pintu hati anda dari keselamatan, dan akhirnya hidup mu akan dibinasakannya.

Setan meramu dosa sehingga kelihatannya nikmat . Dosa itu NIKMAT tetapi Mendatangkan LAKNAT. Dosa itu MANIS tetapi Akibatnya itu PAHIT

Orang fasik tertangkap dalam kejahatannya, dan terjerat dalam tali dosanya sendiri.Amsal 5:22

Orang yang jahat terjerat oleh pelanggarannya, tetapi orang benar akan bersorak dan bersukacita. Amsal 29:6

Bagikan:

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.