Cara Menghindari Hutang Sebagai Jerat

Tuhan menghendaki agar umatnya belajar hemat dalam segala perkara, dan tidak memboroskan apapun.  Jika memiliki utang itu harus di lunaskan.  Uang jangan di belanjakan untuk makanan lezat yang tak berguna. 

Bila engkau tergoda untuk membelanjakan uangmu untuk makanan yang lezat-lezat, engkau harus ingat akan penyangkalan diri dan pengorbanan diri yang di tanggung oleh kristus untuk menyelamatkan manusia yang sudah jatuh.

Mengapa Bangkrut?

Alasan mengapa begitu banyak orang bangkrut dan mengambil harta secara tidak jujur ialah karena:

Mereka berusaha memuaskan cita rasa istri dan anak-anak mereka secara boros.  Jangan berlagak kaya, atau menunjukkan lebih dari keadaan kita yang sebenarnya. 

Kita tidak usah resah kalau tetangga kita mendirikan dan memperlengkapi rumah mereka dalam cara yang tidak dapat kita ikuti secara wajar.

Sesuatu yang masih dapat digunakan sekali-kali jangan dibuang.  Ketidak sanggupan menabung, dalam perkara kecil merupakan suatu sebab mengapa banyak keluarga menderita kekurangan.

Janganlah kamu berutang apa-apa kepada siapapun juga

Banyak keluarga yang miskin menderita kemiskinan karena mereka membelanjakan uang mereka segera setelah mereka menerimanya.  Banyak orang tidak mendidik diri mengatur pengeluaran mereka sesuai dengan pendapatan mereka. 

Mereka tidak menyesuaikan dengan keadaan.  Mereka meminjam dan meminjam berkali-kali sampai utang bertimbun-timbun dan sebagai akibatnya mereka tawar hati dan kecewa. 

Bila seseorang terlibat dalam hutang, ia berada dalam salah satu jerat setan yang dipasangnya bagi jiwa-jiwa.

Ambillah tekad untuk tidak melibatkan diri dalam utang yang lain.  Sangkallah dirimu dalam seribu jenis keperluan dari pada terlibat dalam hutang.  Hindarkan hutang itu sebagaimana engkau menghindari penyakit cacar.

Sumber: Nasehat bagi sidang, hal.304-305

Bagikan:

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.