Cara bijak mencari solusi masalah

Ini adalah kisah Lima orang bijak yang tersesat di sebuah hutan.

Orang bijak pertama berkata: Aku akan pergi ke kiri – intuisiku memberitahuku saya harus kekiri.

Orang bijak kedua berkata: Saya akan ke kanan – karena kanan itu adalah kebenaran, jadi arah kanan pasti benar.

Orang bijak ketiga berkata: Saya akan kembali pulang- dari mana kita masuk, itu berarti saya akan keluar dari hutan ini.

Orang bijak keempat berkata: Saya akan jalan lurus terus – kita harus bergerak maju, hutan akan berakhir dan sesuatu yang baru akan terbuka.

Orang bijak Kelima mengatakan: – Kalian semua salah. Ada solusi yang lebih baik. Tunggu saya jangan kemana-mana.

Kemudian orang bijak kelima mencari pohon dan menemukan pohon tertinggi dan memanjat ke sampai kepuncak pohon. Sementara dia memanjat pohon, keempat orang bijak lain pergi sesuai dengan jalan pikiran mereka dan meninggalkan orang bijak kelima diatas pohon.

Dari atas dia melihat ke empat orang itu pergi ke jalan yang salah. Dia naik lebih tinggi dan melihat jalan terpendek.

Dia mengerti masalahnya dan menemukan solusi terbaik! Dia tahu bahwa dia melakukan segalanya dengan benar. Dan yang lainnya salah. Mereka keras kepala dan mereka tidak mendengarkannya. Dia adalah Orang Bijak yang asli!

Bagaimana cara memecahkan masalah ???
• Pertama, Anda harus memahami masalahnya.
• Setelah memahami, kemudian buat rencana.
• Melaksanakan rencananya.
• Lihatlah kembali pekerjaan Anda. Bagaimana bisa lebih baik?

“Memahami masalah” sering diabaikan sebagai hal yang jelas dan bahkan tidak disebutkan dalam banyak kelas matematika. Namun, siswa sering terhalang dalam upaya mereka untuk menyelesaikannya, hanya karena mereka tidak memahaminya sepenuhnya, atau bahkan sebagian.

Untuk memperbaiki kekhilafan ini, Pólya (seorang matematikawan yang terkemuka) mengajar para guru bagaimana mendorong setiap siswa dengan pertanyaan yang sesuai, tergantung pada situasinya, seperti:

Apa yang Anda minta untuk temukan atau tunjukkan?

Bisakah Anda mengulangi masalah dengan kata-kata Anda sendiri?

Dapatkah Anda memikirkan gambar atau diagram yang mungkin dapat membantu Anda memahami masalahnya?

Apakah ada cukup informasi yang memungkinkan Anda menemukan solusi?

Apakah Anda mengerti semua kata yang digunakan dalam menyatakan masalah?

Apakah Anda perlu mengajukan pertanyaan untuk mendapatkan jawabannya?

Jika Anda tidak memahami masalah dan mencoba menyelesaikannya, Anda akan hilang di hutan seperti kisah 4 pria di atas. Pemikiran lateral, pemetaan pikiran, dan brainstorming adalah dasar dari pemecahan masalah yang kreatif.

Mungkin saat ini anda sedang menghadapi masalah. Boleh jadi itu adalah masalah rumah tangga, pernikahan anda diambang perceraian. Ingat, pahami masalah sepenuhnya dengan utuh, masing-masing pasangan harus duduk bersama dan mencari penyebab masalah, setelah itu dengan rendah hati mencari jalan keluar bersama.

Boleh jadi anda sedang menghadapi masalah ekonomi, keuangan..ingat, tidak ada masalah yang tidak ada solusinya. Tetapi dalam mencari solusi anda harus mengerti masalah dengan benar, supaya solusi yang dicari juga adalah benar.

Tetapi diatas semua itu, orang bijak yang sejati adalah yang mau mencari nasehat dan mendengar nasehat ketika menghadapi masalah, dan nasehat yang utama adalah nasehat Firman Tuhan.

Amsal 12: 15. Jalan orang bodoh lurus dalam anggapannya sendiri, tetapi siapa mendengarkan nasihat, ia bijak.

Bagikan:

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.