Buku Ajaib Yang Mengubahkan

Teks: 2 Timotius 3:16, 17.

Pendahuluan

Beberapa tahun yang silam, Mr. Marsh mendapati bahwa namanya termasuk dalam surat wasiat tantenya.

Wasiatnya berbunyi, Untuk Steven Marsh tersayang, saya menyerahkan Alkitab keluarga beserta semua isinya, dan semua harta saya yang tersisa. Setelah semua hutang-hutang terbayar, hanya beberapa ratus dolar yang tersisa.

Dalam waktu yang singkat, uang tersebut telah habis, dan yang tersisa hanyalah sebuah Alkitab yang Mr. Marsh simpan dalam sebuah peti di loteng.

Steven Marsh harus hidup dengan gaji pensiun yang sangat minim, sehingga ia hidup dalam kemiskinan selama kurang lebih tiga puluh tahun lamanya.

Akhirnya, ketika ia berusia sembilan puluh tahun, ia memutuskan untuk hidup bersama dengan anaknya. Ketika ia sedang mengepak barangbarangnya, ia menemukan Alkitab yang dulu diwariskan oleh tantenya, dan ia mulai membuka lembaran demi lembaran.

Mr. Marsh terkejut ketika ia menemukan lembaran uang yang terselip di antara halaman demi halaman, dan ketika ia menghitung uang yang ada, ia mendapat lebih dari lima ribu dolar, yang merupakan jumlah yang sangat besar untuk saat itu.

Ia hidup dalam kemiskinan, padahal ia bisa hidup dalam kekayaan. Ia memiliki kekayaan di ujung jarinya, dalam buku Alkitab.

Alkitab buku yang dapat dipercaya

Ada kemungkinannya juga bahwa kita memiliki kekayaan di ujung jari kita. Jutaan orang percaya bahwa Alkitab merupakan buku terlaris yang pernah ditulis sepanjang sejarah. Mereka yakin bahwa Alkitab diwahyukan oleh Allah dan berisikan panduan untuk mencapai hidup yang kekal.

Banyak orang dari berbagai negara, bahasa, dan suku yang percaya bahwa Alkitab merupakan harta karun yang dapat merubah kehidupan seseorang. Banyak juga orang yang penuh dengan keraguan, serta memiliki banyak pertanyaan.

Jadi ada apa dengan buku terlaris di dunia, yaitu Alkitab? Dapatkah dipercaya? Apakah buku tersebut menyatakan kebenaran? Apakah buku tersebut menyatakan semuanya dengan tepat?

Ada orang yang mengatakan bahwa Anda dapat mempercayai Alkitab tanpa ada sedikitpun keraguan, tapi ada juga yang bilang bahwa Alkitab tidak dapat dipercaya. Yang mana yang benar?

Dan jawabannya sangatlah penting, karena jika Alkitab itu benar, maka percaya atau tidak, hal itu menjadi satu masalah antara hidup dan mati!

Jika Alkitab itu benar, nasib hidup kekal Anda bergantung kepada apakah Anda percaya serta menerimanya. Apa yang Anda percaya mengenai Alkitab, akan merubah segala sesuatu yang Anda percaya mengenai Allah.

Menemukan Tuhan melalui Alkitab

Hanya ada satu tempat dimana Anda bisa memperoleh gambaran yang jelas mengenai Allah, yaitu dalam Alkitab. Itu juga yang menjadi alasan mengapa Alkitab diberikan kepada kita.

Alkitab menjelaskan kepada kita mengenai Allah yang tidak terlihat, yang hanya dapat kita ketahui dengan membaca pekabaran yang Ia telah berikan melalui nabinabi-Nya dan Anak-Nya, agar kita dapat mengenal-Nya.

Mari kita lihat buku yang hebat ini, yaitu Alkitab, yang juga disebut Firman Allah, dan melihat apakah kita bisa memperoleh bukti bahwa Alkitab itu benar atau tidak, dan apakah Alkitab itu dapat dipercaya atau tidak.

Alkitab bukanlah sekedar satu buku, tetapi merupakan satu perpustakaan buku-buku dalam satu sampul.

Alkitab Bersumber dari Raja Sorga

Alkitab berisikan 66 buku yang ditulis dalam kurun waktu yang berbeda-beda dan oleh penulis yang berbeda-beda dalam kurun waktu 1600 tahun. Ada 39 buku dalam Perjanjian Lama dan 27 buku dalam Perjanjian Baru.

Lima puluh lima orang yang berbeda yang menulis buku tersebut, namun kita menemukan keseragaman yang hanya dapat diterangkan oleh fakta yang menunjukkan bahwa buku tersebut memiliki satu sumber.

Keseragaman ini terjadi walaupun banyak di antara penulisnya tidak pernah bertemu satu dengan yang lain.

Lima puluh lima orang yang berbeda yang menulis buku tersebut, namun kita menemukan keseragaman yang hanya dapat diterangkan oleh fakta yang menunjukkan bahwa buku tersebut memiliki satu sumber.

Keseragaman ini terjadi walaupun banyak di Antara penulisnya tidak pernah bertemu satu dengan yang lain.

Para penulis tersebut memiliki pekerjaan yang berbedabeda. Ada yang nelayan, ada yang gembala, ada yang raja, ada yang petinggi negara, ada yang petani, ada yang pengkhotbah, ada yang negarawan, dan ada juga yang dokter, mereka semua datang dari kehidupan yang berbeda.

Harmonisasi Alkitab

Namun ada keharmonisan yang sempurna di antara buku-buku yang mereka tulis. Suatu keajaiban! Keharmonisan ini hanya dapat dimengerti jika kita menyadari bahwa Allah yang memberikan buku ini agar Ia dapat mengkomunikasikan keinginan-Nya kepada kita.

Petrus menulis: Sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah. 2 Petrus 1:21.

Rasul Paulus menulis: Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran

Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik. 2 Timotius 3:16, 17.

Alasan mengapa Allah menggunakan cara berkomunikasi seperti ini, yaitu berbicara melalui tulisan, adalah karena sistem komunikasi kita dengan Allah telah terputus oleh dosa.

Bukti Arkeologi

Namun pertanyaannya adalah: Apakah Alkitab itu benar dan dapat dipercaya sebagai apa yang Allah berikan? Sampai tahun 1947, manuskrip yang kita miliki mengenai Perjanjian Lama, hanyalah salinan dari tahun 900 T.M.

Gulungan kitab Yesaya Gulungan nabi Yesaya ditemukan sekitar tahun 125 S.M. Gulungan ini telah dicetak ulang selama lebih seribu tahun sebelum gulungan aslinya ditemukan. Gulungan tersebut berisikan buku Yesaya secara keseluruhan.

Tuan Frederick Kenyon, salah seorang yang terkenal dalam bidang Arkeologi dan merupakan Presiden dari Sekolah Arkeologi Inggris, mengatakan: Dalam satu bab yang berisikan 166 kata, hanya ada satu kata (tiga huruf) yang dipertanyakan setelah 1000 tahun disebarkan, dan kata itu tidak merubah arti dari pekabaran itu!

Tuan Frederic Kenyon mengatakannya seperti ini: Orang Kristen dapat memegang Alkitab ditangannya dan berkata tanpa ada rasa takut maupun keragu-raguan bahwa ia memegang Firman Allah yang benar, diturunkan dari generasi ke generasi tanpa ada yang hilang, selama berabad-abad.

Batu Rosetta

Kemudian, pada tahun 1798. Napoleon memimpin pasukannya melakukan ekspedisi ke Mesir.

Dengan 38,000 tentaranya, Napoleon membawa seratus artis, ahli-ahli bahasa, dan para ilmuwan untuk membantunya untuk lebih mengerti akan sejarah di belakang dataran yang penuh dengan misteri.

Di mana-mana mereka melihat tulisan-tulisan sejarah yang tidak dapat dimengerti pada monumen-monumen dan dinding-dinding kuil. Napoleon dan para ilmuwannya bertanya-tanya mengenai pesan apa yang tersembunyi di belakang tulisan bergambar tersebut.

Satu tahun kemudian, pada tahun 1799, penemuan terpenting dalam sejarah penemuan arkeolog sampai pada saat itu ditemukan.

Salah satu tentara Napoleon, menemukan apa yang kita kenal sebagai Batu Rosetta, sebuah batu hitam yang panjangnya 122 cm dan lebar 76 cm (empat kali dua kaki dan setengah kaki) yang membuka misteri tulisantulisan bergambar serta membuka rahasia yang tersembunyi selama berabad-abad.

Saat ini, Batu Rosetta tersimpan di musium di Inggris.

Batu ini diketemukan dekat kota Rosetta, dan padanya terdapat putusan kuno dalam tiga bahasa:

Tulisan bergambar, demotik Mesir, dan Grika. Tentu saja para ilmuwan dengan mudah dapat menterjemahkan tulisan Grika, tapi tulisan bergambar merupakan satu kesulitan tersendiri.

Tulisan Batu Rosetta Terungkap

Namun demikian, dua puluh tahun kemudian, pada tahun 1822, seorang Perancis yang muda dan pintar, yang bernama Jean Francois Champollion mengguncang dunia dengan mengartikan tulisan gambar yang ada pada Batu Rosetta.

Tulisan bergambar, demotik Mesir, dan Grika. Tentu saja para ilmuwan dengan mudah dapat menterjemahkan tulisan Grika, tapi tulisan bergambar merupakan satu kesulitan tersendiri.

Sehingga harta karun kuno Mesir terungkap bagi seluruh ilmuwan di dunia.

Tapi yang terpenting adalah sejarah Mesir yang sudah lama terlupakan, sekarang memberikan bukti terhadap Alkitab. Tulisan pada batu itu membuktikan apa yang dikatakan oleh Alkitab benar adanya.

Semakin banyak penggalian yang dilakukan oleh para Arkeolog, semakin banyak bukti-bukti yang mereka temukan mengenai sejarah Alkitab, dengan catatan sejarah dari peradaban zaman dahulu.

Penemuan Ebla

Penemuan terbaru di Tell Marduk telah mengejutkan dunia arkeologi. Kota ini disebut Ebla di Siria, dan merupakan masyarakat yang kaya dan maju yang terdiri dari 300,000 orang.

Batu Ebla menceritakan mengenai penciptaan dan air bah. Ada juga nama-nama dan tempat yang sama dengan yang ada dalam Alkitab: Esau, Abraham, Israel, Sinai, bahkan Jerusalem.

Penemuan di Ebla dan tempat-tempat yang lain, membuktikan keabsahan Alkitab! Daud berkata, Dasar firman-Mu adalah kebenaran …… Mazmur 119:160.

Firman Allah yang mengubahkan

Namun, bukti lain yang sangat kuat, yang menunjukkan bahwa Alkitab merupakan Firman Tuhan, adalah kesanggupannya untuk menubuatkan masa depan secara tepat.

Mungkin, bukti terbesar mengenai apakah Alkitab itu seperti yang dikatakannya adalah kuasa dalam Buku tersebut yang dapat merubah kehidupan seseorang. Kuasa itu ada pada satu orang, yaitu Yesus Kristus! Yesus berkata,

Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku.

Yesus sedang membicarakan mengenai Perjanjian Lama, karena pada saat itu, Perjanjian Baru belum ditulis. Selagi Anda membuka halaman dalam Perjanjian Lama, Anda akan mendapati bahwa buku itu menubuatkan mengenai kedatangan Mesias, serta menceritakan mengenai misi-Nya yaitu kasih dan keselamatan.

Alkitab membawa kuasa yang luar biasa ke mana saja ia pergi, yaitu kuasa untuk mengubah kehidupan, merubah karakter manusia, memberikan kekuatan kepada yang lemah, menguatkan orang yang kecewa, serta memberikan pengharapan kepada yang mau mati.

Para penjahat bertobat setelah membaca Alkitab

Sepanjang sejarah, kuasa Alkitab untuk merubah manusia, telah dibuktikan berulang kali.

Pemarah telah diubah menjadi pendamai, melalui kuasaAlkitab. Orang-orang yang bejat dan penuh nafsu birahi, telah diubah menjadi orang yang bersih dan suci.

Para pemabuk telah dilepaskan dari kemabukannya, pencuri dari pencuriannya, dan penipu dari penipuannya.

Dewasa ini, Anda tidak perlu mencari jauh-jauh untuk mendapati para pembunuh sadis di penjara yang telah diubah menjadi seorang Kristen yang bersyukur, melalui kuasa Alkitab.

Anda tidak perlu mencari jauh-jauh untuk mendapati perkawinan yang telah diambang perceraian, diselamatkan dan dipenuhi dengan kasih baru, melalui kuasa Alkitab.

Tidak ada seorangpun yang membaca Alkitab dengan setia setiap hari, tanpa diubah oleh kuasa Buku Allah. Dan jika Anda mengambil waktu setiap hari untuk membaca Alkitab, maka itupun akan mengubah Anda.

Kebenaran yang membebaskan

Kebenaranlah yang membebaskan manusia – yang merubah manusia! Adalah kebenaran yang merubah seorang pemabuk, menjadi seorang ayah yang penuh kasih sayang.

Adalah kebenaran yang membebaskan seseorang dari narkoba. Dengan begitu banyaknya penipuan yang dilakukan di dunia ini, kita patut bertanya, Apakah kebenaran itu?

Yesus memberikan jawaban: Firman-Mu adalah kebenaran. Yohanes 17:17. Alkitab, Firman Allah, adalah kebenaran! Kuasa dari Firman yang dapat mengubah hati dari lakilaki dan perempuan.

Namun, Firman Tuhan hanya dapat mengubah orangorang yang mau diubah yaitu mereka yang mau menerima Orang yang ada dalam Alkitab, yaitu Yesus Kristus. Kehidupan jutaan manusia telah diubah pada saat mereka mempelajari Alkitab.

Tidak ada kuasa yang lebih besar di dunia ini yang dapat menyentuh hati serta mengubah kehidupan.

Anda lihat sangat besar pengaruhnya, bagaimana kita memperlakukan buku itu. Lebih dari sekedar sebuah buku yang kita bawa ke gereja, atau sekedar pajangan di rak buku kita di rumah.

Lebih dari sekedar informasi maupun saran yang berguna. Buku itu adalah Allah berbicara kepada hati kita masing-masing.

Buku itu merupakan surat kasih Allah kepada Anakanak-Nya di dunia ini. Buku itu adalah rahasia untuk dapat bertahan, kebahagiaan yang sejati, dan ketenangan pikiran.

Kisah kapal Bounty

Saya ingin menceritakan kepada Anda, bagaimana kuasa Firman Tuhan mengubah kehidupan. Beberapa waktu yang silam, ada sebuah kapal yang dinamai Bounty.

Pada tahun 1790, Kapten Bligh dan awaknya meninggalkan Inggris untuk membawa pohon breadfruit ke India Barat untuk ditanam sebagai makanan murah bagi para budak.

Oleh karena Bligh kejam terhadap para awaknya, maka timbullah pemberontakan yang dipimpin oleh Fletcher Christian, yang kemudian membuang Bligh bersama-sama dengan 18 awaknya ke dalam sebuah perahu kecil ke laut. Mereka berhasil mencari jalan untuk kembali ke Inggris oleh karena kepiawaian Kapten Bligh.

Kru kapal Bounty tidak dapat berlayar dengan baik, tetapi mereka terdampar di kepulauan Pitcairn yang tidak berpenduduk.

Mereka membakar kapal Bounty untuk menghilangkan jejak. Ketika mereka berada di Tahiti, Bligh telah menaikan beberapa wanita dan anak-anak dan beberapa pria dari kepulauan tersebut.

Kesulitan terjadi pada pemberontak di kapal ketika mereka belajar membuat minuman keras. Terjadilah pembunuhan dan tindak kriminal sehingga yang tinggal adalah John Adams dan beberapa wanita dan anakanak.

John Adams mencari sampai dia menemukan Alkitab Bounty yang disimpan di peti. Dia mulai membaca dan terjadilah perubahan yang sangat besar padanya. Ia menyadari bahwa tanggung jawab yang sangat besar baginya untuk masa depan anak-anak tersebut. Dia mulai mendidik mereka bagaimana membaca dan menulis serta cara hidup yang baik.

Perubahan yang menakjubkan terjadi kepada seluruh penduduk pulau itu yang menarik perhatian kapalkapal yang melintas, kemudian pemerintah Inggeris dan akhirnya seluruh dunia.

Panggilan

Alkitab ini dapat merubah hidup Anda juga. Ketika kita membaca Alkitab, Roh Suci yang sama yang memberikan inspirasi kepada penulis Alkitab yang telah menuliskan firman Allah beberapa abad yang lalu, merubah hidup kita sementara kita mempelajarinya.

Pelajari firman Allah dengan pikiran yang terbuka dan iman yang sederhana katakan: Tuhan, tunjukkanlah kebenaran-Mu aku akan mengikutnya.

Tuhan, nyatakanlah perubahan yang aku butuhkan dalam hidupku. Tuhan, aku rindu bertemu denganmu sebagai Juru Selamat yang Pengasih dan pemaaf serta merubah hidup dalam halaman-halaman firmanMu.

Saudara-saudara, bukan buku – tetapi pengarang buku itu yang membuat perbedaan. Sementara kita melihat sepintas lalu kepada pengarang, iman kita akan dikuatkan. Untuk mengenali Dia dengan mengasihi dan mempercayai-Nya.

Bagikan:

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.