Pastordepan Media Ministry
Beranda Seri Kitab Matius Boros di mata manusia, indah di mata Tuhan (Matius 26:10-13)

Boros di mata manusia, indah di mata Tuhan (Matius 26:10-13)

Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: “Mengapa kamu menyusahkan perempuan ini? Sebab ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku. Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, tetapi Aku tidak akan selalu bersama-sama kamu.

Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat suatu persiapan untuk penguburan-Ku. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil ini diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia.” Matius 26:10-13

Perbuatan baik tidak selalu dipandang baik. Orang-orang memilliki sudut pandang sendiri. Tegantung motif juga.

Murid-murid Yesus melihat Maria yang meminyaki Yesus dengan minyak narwastu sebagai pemborosan. Mereka memandang dari sudut materi.

Sehingga mereka protes terhadap Maria. Mereka tidak senang. Mereka keberatan Maria menggunakan semua miliknya untuk perbuatan kebajikan..

Maria mungkin sedih karena komentar mereka yang tidak beralasan..

Yesus mengetahui apa yang terjadi. Dia membaca pikiran setiap murid. Itu sebabnya Dia bertanya kepada mereka..

“Mengapa kamu menyusahkan perempuan ini?

Tentu saja Maria menjadi susah hati karena perbuatan baiknya kepada Yesus disalah mengerti. Minyak itu miliknya. Terserah dia mau diapakan. Tetapi ada orang yang usil..

Mungkin Anda pernah diposisi Maria. Ketika Anda menggunakan milikmu untuk perbuatan kebajikan, tetapi ada orang yang tidak senang. Protes.

Jangan berubah pikiran. Terus saja lakukan..

Maria tidak berhenti berbuat kepada Yesus. Dia tidak peduli kata-kata para murid terhadapnya. Dia tidak sakit hati. Dia mendengar mereka mengoceh dan melewatkannya begitu saja..

Yesus bersama dengan Maria. Dia mengerti perasaan Maria. Dia tahu tujuan Maria meminyaki diri-Nya. Yesus tidak memandang itu sebagai pemborosan, tetapi sebagai pengabdian tertinggi..

Itu sebabnya dia menegur dan menerangkan maksud Maria melakukan itu kepada diri-Nya..

“..Sebab ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku. Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, tetapi Aku tidak akan selalu bersama-sama kamu.

Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat suatu persiapan untuk penguburan-Ku.”

Yesus menerangkan bahwa apa yang dilakukan Maria adalah persiapan penguburan-Nya.

Orang-orang miskin tidak pernah akan hilang dari dunia ini. Disekitar mereka setiap hari akan selalu ada orang-orang miskin.

Benar, bahwa perbuatan kebajikan kepada orang miskin sama seperti telah berbuat kepada Yesus. Perbuatan kebajikan kepada saudara-Ku yang paling hina ini, akan membuat kita berada diposisi Yesus.

Pikiran pada murid tentang pemborosan dan lebih baik uangnya diberikan kepada orang miskin, sekilas seperti sangat rohani..

Tetapi mengetahui motif dibaliknya, itu sangat manipulatif. Sesat. Duniawi.

Kita mungkin sering mendengar perkataan yang nampak rohani, tetapi motif dibaliknya adalah keinginan daging..

Mengapa Yesus mengatakan, Maria telah melakukan perbuatan baik kepada-Nya..?

Karena Maria mengutamakan Yesus dibanding yang lain. Maria juga mengasihi orang miskin. Bahkan mungkin dia banyak menolong orang-orang miskin..

Tetapi semua ada waktunya. Saat ini bukan waktunya membicarakan orang-orang miskin. Bukan waktunya berkorban untuk orang miskin. Bukan waktu menghormati orang miskin..

Saat ini bukan waktunya beramal tapi beribadah menyembah Tuhan..

Beramal kepada orang miskin kapan saja bisa dilakukan. Maria dapat memberikan kepada orang miskin lebih banyak lagi disisa hidupnya kepada mereka..

Tetapi Yesus secara fisik tidak selamanya bersama dengan mereka. Tentang kematian-Nya berulang kali Dia terangkan. Namun mereka tidak mengerti..

Maria mengerti apa yang diterangkan Yesus tentang saat kematian-Nya sudah akan tiba.

Jika kita mengetahui orang yang kita kasihi akan mati, tentu kita akan berikan yang terbaik dan termahal sekali pun untuk menghormatinya..

Maria mengetahui, orang yang dikasihinya, Yesus, akan mati dalam waktu dekat.. Itu sebabnya dia meminyaki Yesus dengan minyak terbaik yang dia miliki.

Jadi, pengurapan Maria terhadap Yesus lebih merupakan tindakan penghormatan khusus dan ucapan syukur atas apa yang telah dilakukan Yesus untuk dia dan keluarganya.

Ini juga mungkin merupakan tindakan ibadah, karena dia semakin mengenali identitas asli Yesus.

Yesus memberitahu murid-muridnya bahwa apa yang telah dia lakukan adalah sebuah tindakan penghormatan yang jauh lebih penting daripada yang dia ketahui.

Dia tanpa sadar telah memulai persiapan pemakamannya, yang akan dilakukan lebih cepat dari yang mereka bayangkan.

Mari tidak bertanya, “Berapa biayanya?” atau, “Apakah saya punya waktu?” dia telah mencontohkan sebagai penyembah sejati, memberikan apa pun yang dimilikinya kepada Yesus..

Dia sadar, apa yang diberikannya tidak berarti apa-apa dibandingkan dengan apa yang telah dia diterima dari Yesus.

Ketika Maria menuangkan minyak wangi ini ke tubuh Yesus, tanpa dia sadari, dia melakukannya untuk mempersiapkan penguburan-Nya.

Itu menjadi tindakan simbolis menyambut kematian dan penguburan Yesus..

Apa yang dilakukan Maria mempunyai arti yang sangat penting sehingga Yesus menyatakan,

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil ini diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia.”

Artinya, tindakan Maria akan menjadi teladan turun temurun dari zaman ke zaman tentang bagaimana mencintai Yesus, yaitu dengan ibadah dan kemurahan hati..

Maria telah menjadi teladan bagi seluruh umat Kristiani dalam hal pemujaan yang tidak mementingkan diri sendiri dan penuh pengorbanan.

Mari kita memuji dan menyembah Tuhan, dengan pengorbanan. Memberikan yang terbaik dari hidup kita kepada-Nya. Waktu, talenta, tubuh dan harta kita..

Mari kita menyambut kedatangan-Nya, dengan mencurahkan waktu, talenta, tubuh dan harta kita.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan