Awal dari malam yang bersejarah (Matius 26:17)
PASKAH DAN ROTI TIDAK BERAGI
Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: “Di mana Engkau kehendaki kami mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?” Matius 26:17
Yudas bermain dua kaki. Satu kakinya bersama dengan pemimpin agama. Berkomplot akan membunuh Yesus. Kaki satunya bersama dengan Yesus dan murid-murid lainnya..
Yesus Maha Tahu. Dia tahu pergerakan Yudas. Nanti saat mereka mengadakan paskah, Yesus menegurnya..
Selanjutnya diterangkan orang-orang Yahudi memasuki perayaan paskah dan roti tidak beragi.
Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: “Di mana Engkau kehendaki kami mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?”
Paskah dan hari raya roti tidak beragi dua perayaan yang penting.
Paskah hari raya utama orang Yahudi. Tetapi kemudian, dua hari raya digabungkan menjadi perayaan delapan hari yang dimulai dengan Paskah.
Dua nama perayaan tersebut digunakan secara bergantian untuk menyebut seluruh perayaan delapan hari tersebut.
Namun secara teknis, Paskah dirayakan pada hari pertama, tanggal empat belas Nisan, dan hari raya Roti Tidak Beragi diadakan setelah tanggal lima belas sampai tanggal dua puluh satu Nisan.
Kedua hari raya tersebut memperingati pembebasan Israel dari perbudakan Mesir.
Nama hari raya Roti Tidak Beragi diambil dari nama jenis roti yang dibawa orang Israel saat mereka meninggalkan Mesir dengan tergesa-gesa.
Roti biasa pada masa itu, seperti halnya roti kita, menggunakan ragi untuk membuatnya mengembang dan menjadi lembek.
Di seluruh Kitab Suci, ragi digunakan untuk melambangkan pengaruh, biasanya pengaruh jahat.
Nah, oleh karena itu simbol pengaruh jahat dari para penindas mereka yang kejam dan kafir, bangsa Israel tidak boleh membawa serta sisa-sisa roti beragi yang telah mereka siapkan di Mesir.
Mereka akan terus merayakan perayaan tersebut setiap tahun. Mereka harus membuang semua ragi dari rumah mereka dan hanya makan roti tidak beragi selama tujuh hari (Kel. 12:14-15)
Seperti yang sudah diterangkan, Paskah dimulai sehari sebelum hari raya Roti Tidak Beragi, walau hari itu dianggap sebagai hari pertama dari perayaan gabungan tersebut.
Ketika merayakan paskan, mereka harus memilih domba paskah pada hari kesepuluh bulan pertama. Domba itu disimpan dirumah sampai hari ke 14 untuk dikorbankan.
Pada paskah zaman Yesus kurang lebih 250 ribu domba disembelih.
Dan karena tradisi mengharuskan tidak kurang dari sepuluh orang atau lebih dari dua puluh orang untuk makan seekor domba, jumlah orang yang merayakannya bisa melebihi dua juta.
Domba paskah biasanya disembelih dalam2 jam sebelum perayaan. Artinya, secara seretak terjadi penyembelihan domba..
Maka dalam waktu yang singkat, jumlah besar darah mengalir seperti sungai. Darah itu mengalir ke Lembah Kidron, tepat di sebelah timur Bait Suci..
Dan selama beberapa hari setelah Paskah membuat sungai disana menjadi merah cerah.
Karena itu lembah Kidron menjadi simbol lain bagi orang Yahudi, mengingatkan mereka akan perlunya pengorbanan darah untuk penebusan dosa.
Namun darah semua anak domba itu bersama-sama tidak dapat menyucikan satu dosa pun.
Ribuan anak domba itu hanyalah gambaran dari satu pengorbanan sempurna yang akan dilakukan oleh Anak Allah sendiri di Golgota, sebagai Anak Domba Allah yang tidak berdosa dan tidak bercacat (Ibr 10:12)
Jadi Ketika para murid bertanya kepada Yesus, dimana mereka mempersiapkan paskah, seperti disebutkan di atas, mereka sudah memilih seekor domba beberapa hari sebelumnya..
Tetapi mereka perlu banyak persiapan lain yang harus dilakukan. Anak domba tersebut harus disembelih oleh seorang imam di Bait Suci..
Dan penyembelihan itu hanya dapat dilakukan antara jam tiga dan lima sore.
Jika mereka belum melakukannya, mereka harus membeli roti tidak beragi, anggur, sayur pahit, untuk perjamuan Paskah.
Setiap bagian dari jamuan makan melambangkan beberapa aspek pembebasan dari Mesir.
Seperti anak domba disembelih di Mesir dan darahnya dipercikkan pada tiang pintu untuk melindungi anak sulung dari malaikat maut..
Demikian pula anak domba sekarang disembelih dan darahnya dipercikkan di atas mezbah. Demikian pula, daging domba dimasak dan dimakan sepenuhnya pada malam yang sama, seperti halnya di Mesir.
Empat cawan anggur yang dihidangkan saat makan melambangkan empat janji Allah kepada umat-Nya pada zaman dahulu sebelum pembebasan mereka dari Mesir:
“Akulah TUHAN, Aku akan membebaskan kamu dari kerja paksa orang Mesir, melepaskan kamu dari perbudakan mereka dan menebus kamu dengan tangan yang teracung dan dengan hukuman-hukuman yang berat.”
“Aku akan mengangkat kamu menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahmu, supaya kamu mengetahui, bahwa Akulah, TUHAN, Allahmu, yang membebaskan kamu dari kerja paksa orang Mesir.” Keluaran 6:6-7.
Mangkuk tempat roti tidak beragi, sayur pahit, berisi pasta yang disebut charoseth, terdiri dari apel, kurma, delima, dan kacang-kacangan yang digiling halus.
Semua campuran ini akan menjadi warna coklat kental. Ini mungkin melambangkan lumpur dan tanah liat yang digunakan dalam pembuatan batu bata bagi orang Mesir.
Batang kayu manis, yang melambangkan jerami yang digunakan untuk pembuatan batu bata, terkadang juga ditambahkan ke dalam charoseth.
Ke dalam campuran ini ramuan pahit akan dimasukkan, dicelupkan dan dimakan, seolah mengingatkan akan pahitnya perbudakan yang dibarengi dengan manisnya pembebasan.
Menurut Kel 12:6, domba harus disembelih pada waktu senja atau sore. Senja terjemahan dari istilah Ibrani, yang secara harafiah berarti “antara dua malam”
Dalam pembagian jam orang orang Yahudi dalam sehari, itu masuk pada jam kesembilan dan jam kesebelas, yaitu pukul tiga dan lima sore.
Setelah disembelih oleh imam di pelataran Bait Suci dan sebagian darahnya dipercikkan di atas mezbah, anak domba itu kemudian dibawa pulang..
Kemudian dipanggang utuh, dan dimakan dalam perjamuan malam khusus dengan roti tidak beragi, sayur pahit, karoset, dan anggur.
Segala sesuatu yang belum dimakan sebelum pagi hari harus dibakar (Kel. 12:8-10).
Jadi, Ketika para murid bertanya, “Di mana Engkau kehendaki kami mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?”
Kemungkinan besar pada saat ini, yaitu Kamis pagi, para murid sudah membeli sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, roti tidak beragi, dan anggur.
Namun mereka belum mempunyai tempat untuk makan. Diayat selanjutnya diterangkan..
Poinnya, Yesus adalah domba paskah yang sebenarnya, yang tidak lama lagi akan disembelih sebagai kegenapan janji Tuhan. Dia akan mati untuk menebus manusia.
Mari kita bersyukur atas pengorbanan Yesus kepada kita. Kasih-Nya begitu besar kepada kita. Mari kita mengalami kasih karunia Tuhan..








