Apakah Anda Pecundang? 10 Cara Mengatasi Kekalahan

Tidak ada yang akan berterus terang ketika ditanya pertanyaan ini.

Jadi cobalah menjawab pertanyaan-pertanyaan ini untuk mencari tahu apakah Anda pecundang atau tidak.

Apakah Anda merajuk atau mengamuk ketika kalah?

Apakah Anda pikir Anda menang bahkan jika orang lain tidak berpikir demikian?

Apakah Anda menyalahkan situasi atau orang ketika Anda kalah?

Apakah Anda menyalahkan orang lain untuk menghilangkan perhatian dari kekalahan Anda?

Ini adalah beberapa pertanyaan yang perlu Anda jawab dengan jujur. Jika Anda menjawab ya untuk sebagian besar pertanyaan ini, maka kemungkinan besar Anda pecundang.

Anda akan melihat kekalahan kekalahan dapat memperburuk hidup anda karena harapan yang tidak tercapai.

Jadi, alih-alih merajuk dan mengamuk seperti anak-anak, mengapa tidak belajar bagaimana menerima kekalahan?

Saya berbagi beberapa cara untuk mengatasi kekalahan:

1. Terima kekalahan anda dan belajar menata perasaan anda.

Kekalahan adalah perasaan yang tidak menyenangkan. Benar-benar pahit dan sulit dihadapi, sepenuhnya. Maka jangan sakiti diri anda. Jadi terimalah bahwa Anda memang kalah.

2. Ucapkan selamat kepada yang menang.

Jadilah orang yang memiliki kebesaran jiwa dengan pergi dan memberikan ucapan selamat yang tulus kepada pemenang. Baik itu dalam permainan, kompetisi, kesepakatan bisnis, atau promosi – ini bukan akhir dunia.

Kesempatan akan datang lagi. Itu sebabnya Anda perlu memiliki semangat dan mengambil langkah ke arah yang benar.

3. Mengambil sebuah pelajaran

Apa gunanya kekalahan? Nah, sebuah pelajaran. Sebuah pelajaran untuk mengajarkan Anda apa yang salah, sesuatu yang akan menarik Anda kembali di masa depan.

Ini adalah kesempatan sempurna untuk merenungkan mengapa Anda kalah. Apakah Anda kalah karena Anda tidak siap? Apakah Anda kalah karena Anda dan tim Anda memberikan presentasi yang buruk?

Mengambil hikmah dari kekalahan ini akan memberi Anda wawasan tentang hal-hal yang harus Anda fokuskan daripada membuang-buang waktu Anda sebagai pecundang.

4. Jangan menyalahkan siapa siapa

Hal yang paling umum dari pencundang adalah menyalahkan orang lain atas kekalahan. Sebagian besar mengambil cara menyalahkan orang lain daripada menghadapi kekalahan sebagai hal yang biasa dalam kompetisi.

Anda tidak akan rugi apa pun di sana, bila menerima kekalahan anda. Justru ketika anda tidak terima kekalahan dan menyalahkan orang lain, justru anda akan terlihat buruk dimata orang lain.

5. Cari Bimbingan

Jadilah seorang murid. Selalu. Karena proses belajar tidak pernah berakhir berapa pun usia Anda. Jadi, setiap kali kekalahan mengetuk pintu Anda, jangan berkecil hati.

Tetap diam dan mencari bimbingan dari seseorang yang lebih bijak, seseorang yang bisa menangani situasi lebih baik dari Anda, lebih mengerti dari Anda.

Ingatlah untuk mencari bimbingan bukanlah tanda kelemahan tetapi semangat untuk tumbuh.

6. Lihat Gelas Setengah Penuh

Kekalahan kadang menyesakkan. Lebih baik memandan gelas itu setengah penuh dari pada penuh. Setiap kali sesuatu tidak terjadi sesuai keinginan kita, kita selalu melihatnya sebagai hal yang buruk daripada menjadi optimis dan menemukan yang baik di dalamnya.

7. Tetap tenang

Meskipun Anda merasa ingin menjeritkan, meskipun Anda merasa ingin mengamuk. Hal pertama yang harus Anda lakukan segera setelah kemarahan Anda adalah menarik napas dalam-dalam dan menghitung mundur dari 10 ke 1.

Pertahankan ketenangan Anda, tetap tenang dan jangan lakukan apa pun di luar kendali. Anda harus Cukup dewasa untuk menghadapi kekalahan.

8. Jangan Menyerah

Jangan menyerah hanya karena Anda kalah. Kekalahan akan berakhir sebagai kegagalan saat Anda menyerah. Ingat mengapa Anda memulainya. Peluang tidak terbatas. Anda hanya harus membuka mata.

Teruslah berusaha, belajarlah dari kesalahan yang Anda lakukan dan kembali dengan lebih baik. Setiap kali Anda merasa ingin menyerah, ingatkan diri Anda mengapa Anda mulai mengejar itu sejak awal.

9. Tingkatkan Harga Diri Anda

Satu-satunya cara untuk menangani kekalahan adalah meningkatkan harga diri Anda. Coba pikirkan dengan cara ini bahwa mungkin ini adalah kemunduran kecil dimana anda dapat bangkit dan kembali dengan pencapaian yang lebih besar.

Tenangkan diri Anda. Ada banyak peluang di luar sana, yang Anda butuhkan untuk menangkapnya dan menjadikannya milik Anda.

10. Berdoa dan bersyukur kepada Tuhan.

Tidak ada yang lebih menenangkan pikiran ketika kita berdoa termasuk ketika mengalami kekalahan. Dengan berdoa kita belajar bersyukur bahwa hidup tidak selalu menang dan ada pengharapan bahwa kita akan berhasil dikemudian hari.

Bagikan:

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.