“Ada hal-hal dalam hidup yang tidak bisa dijawab dengan cepat. Kadang kita hanya perlu berhenti, melihat kembali, dan bertanya. Mungkin hari ini kita menemukan sesuatu.”
Masing-masing kita menjalani hidup dengan cara yang berbeda. Mungkin Anda hari ini sedang mengejar impian Anda…
Mungkin Anda sedang berjuang mempertahankan apa yang sudah dimiliki. Dan boleh jadi, hidup Anda sedang tidak baik-baik saja hari ini..
Dan mungkin, diam-diam Anda sedang bertanya: “Sebenarnya, untuk apa saya hidup?”
Mungkin Anda adalah seorang Kristen. Atau berasal dari agama lain. Atau boleh jadi Anda tidak yakin dengan agama apa pun saat ini..
Boleh jadi, Anda pernah kecewa kepada agama. Atau mungkin Anda termasuk orang yang tidak percaya kepada Tuhan.
Tidak apa-apa. Karena video ini bukan untuk meminta Anda mempercayai sesuatu.
Saya hanya ingin, agar kita mulai dari sesuatu yang lebih sederhana: kehidupan kita.
Karena apa pun keyakinan kita, seringkali hidup kita tidak berjalan seperti yang kita inginkan.
Ada hari ketika kita bahagia. Ada hari ketika kita berdukacita. Ada saatnya pekerjaan kita berhasil. Ada saat dimana kita mengalami kegagalan.
Ada masa ketika kita merasa sangat dekat dengan Tuhan. Dan ada masa ketika kita bahkan tidak tahu apakah Tuhan benar-benar mendengar doa kita…
Sebagian orang menemukan jawabannya melalui agama. Sebagian melalui ilmu pengetahuan. Sebagian melalui keluarga, pekerjaan, pelayanan, atau sesuatu yang mereka cintai.
Sebagian lagi masih mencari.. Dan mungkin ada juga yang sudah berhenti mencari.
Tetapi hampir setiap manusia, pada suatu titik dalam hidupnya, berhadapan dengan pertanyaan yang sama:
Apakah artinya hidup ini?
Ketika semua pencapaian hilang, apa yang tersisa?
Ketika orang-orang yang kita cintai pergi, apa yang membuat kita tetap bertahan? Ketika kita gagal, apakah masih mungkin untuk memulai lagi?
Dan ketika masa depan kita terlihat suram, apakah masih ada alasan untuk berharap?
Pertanyaan-pertanyaan seperti ini tidak mengenal agama. Orang beragama mengalaminya.
Orang yang ragu pada agama mengalaminya. Orang yang tidak percaya Tuhan juga mengalaminya.
Bahkan orang yang sangat rohani pun tidak kebal terhadap rasa takut, kesepian, kegagalan, dan kehilangan.
Karena pada akhirnya, kita semua adalah manusia.
Mungkin itulah sebabnya kita perlu berhenti sejenak.
Bukan untuk berdebat tentang agama. Bukan untuk membuktikan siapa yang benar dan salah.
Tetapi untuk melihat, kemungkinan ada sesuatu yang selama ini belum kita lihat.
Mungkin ada jawaban yang belum kita dengar. Mungkin ada harapan yang belum kita temukan.
Dan mungkin ada seseorang yang layak kita kenal lebih dekat. Dan boleh jadi itu adalah Yesus.
Maka, kita akan mencoba melakukan satu hal sederhana: mengenal Yesus.
Memangnya siapa Dia? Apa yang Dia katakan? Bagaimana Dia memperlakukan manusia.
Mengapa begitu banyak orang menemukan harapan di dalam-Nya.
Dan pada akhirnya, Anda sendiri yang menentukan apakah itu berarti bagi Anda? Anda tidak harus mempercayainya sekarang..
Cukup mulai dengan satu hal: Berkenalan dengan Dia..
Karena di tengah semua pertanyaan hidup kita, masih ada harapan.
“Karna Kita tidak harus menjalani hidup sendirian.”
