10 Tips Ibadah Dirumah Selama Pandemi Corona

Bagaimanakah ibadah anda selama pandemic virus corona? Apakah anda membuka gereja anda dirumah dan mengadakan ibadah seperti ibadah di gereja? Atau malah tidak beribadah sama sekali?

Apakah anda menikmati ibadah tersebut? Sebagian orang mengatakan sangat membosankan ibadah dirumah, ingin segera kembali ibadah digereja.

Sebagian lagi mengatakan sangat diberkati ibadah walau dirumah.

Ibadah raya mingguan yang biasanya dilakukan digereja sekarang harus diadakan dirumah masing-masing demi memutus penyebaran virus corona.

Memang benar ada perbedaan Antara ibadah di gereja dan dirumah.

Ibadah di gereja melibatkan seluruh anggota gereja dengan jumlah orang yang banyak tentunya.

Ibadah berlangsung dengan tata acara yang sudah diatur dengan baik, ada pemain music, pemimpin lagu, pengkotbah, diaken-diakenes, ada pengumpulan persembahan dan ada jamuan makan bersama setelah kebaktian.

Salah satu yang menyenangkan dari ibadah bersama dengan seluruh anggota adalah persekutuan bersama dengan sesama anggota, dimana saling menguatkan, belajar bersama, saling mendoakan dan memperhatikan keperluan sesama digereja.

Yang paling penting adalah pergi melayani bersama-sama..

Namun untuk sementara format gereja dalam skala besar tidak bisa dilakukan, tidak berarti bahwa gereja akan tutup dengan semua aktivitas ibadah dan pelayanannya.

Tentu gereja tidak tutup, gereja tetap dibuka hanya kali ini pindah kerumah dengan skala yang lebih kecil, karena sejatinya rumah adalah unit terkecil dari sebuah gereja.

Nah kalau rumah adalah gereja, maka ibadah tidak boleh berhenti oleh apapun, itulah bedanya dengan gereja dalam skala besar bisa tutup jika ada yang memaksanya untuk tutup, seperti coronavirus hari ini.

Lalu kalau rumah adalah gereja kecil, bagaimana melaksanakan ibadah mingguan dengan kualitas yang sama dengan ibadah gereja besar?

Jangan bayangkan bahwa harus ada alat music dan pemusik yang handal untuk mengiringi anda menyanyi pujian.

Kalau ada alat music dan anda bisa memainkannya itu bagus, tetapi kalau tidak ada bernyanyilah dengan akapela, karena menyanyi tidak selalu harus menggunakan musik.

Kemudian, jangan bayangkan bahwa anda harus menjadi pengkotbah yang bagus seperti pendeta untuk menyampaikan Firman Tuhan.

Anda dapat menyampikan Firman Tuhan dengan penuh kuasa untuk keluarga anda, dimana anda tidak pernah melakukannya sebelumnya di gereja besar.

Berikut 10 tips ibadah yang berhasil dirumah.

1. Ibadah dirumah dibuat sederhana saja, tetapi memenuhi semua unsur peribadatan seperti di gereja besar yaitu pujian, doa, ucapan syukur, Firman. Berdoa memohon hikmat dari Tuhan mempersiapkan ibadah dirumah.

2. Ibadah dirumah dipersiapkan satu minggu sebelumnya dengan membagi tugas kepada seluruh anggota keluarga (kalau masih ada). Siapa yang berdoa, siapa yang memimpin acara, siapa yang berkotbah, siapa yang mengajar, siapa yang kumpulkan persembahan, dll.

3. Memperlakukan ibadah dirumah selayaknya ibadah digereja dengan bangun lebih awal, mengenakan pakaian yang rapi seperti kita ibadah di gereja.

4. Memulai kebaktian tepat waktu seperti jam ibadah di gereja.

5. Membuat susunan ibadah seperti format ibadah gereja atau dibuat lebih sederhana juga bisa.

Lalu-lagu pujian sudah masuk dalam susunan acara, bacaan alkitab, nats kotbah, judul kotbah ayat persembahan, dll. (bagian ini dan bahan kotbah bisa disiapkan dari gereja kalau tidak ada dibuat sendiri saja)

Ingat walau ibadah dirumah keteraturan dan kesoleman ibadah harus terpelihara dengan baik. Beribadah dalam Roh dan Kebenaran.

6. Siapkan kotbah satu minggu sebelumnya, karena walau ibadah dirumah kotbah yang disampaikan harus dipersiapkan dan memenuhi kebutuhan rohani anggota keluarga.

7. Kumpulkan persembahan sebagai ucapan syukur kepada Tuhan atas kebaikan-Nya (persembahan yang dikumpulkan diserahkan ke bendahara gereja di hari kemudian).

8. Akhiri ibadah dengan doa berkat dari kepala keluarga atau ibu rumah tangga, memohon berkat Tuhan bagi seluruh anggota kelurga dan orang lain.

9. Rayakan ibadah dengan jamuan makan siang bersama anggota keluarga. Bagian ini akan semakin mempererat hubungan keluarga, dimana pada waktu normal jarang makan bersama.

10. Di sore hari rencanakan berbagi sesuatu berupa makanan dll, kepada satu orang atau lebih disekitar kita yang terdampak. (Ibadah harus ditindak lanjuti dengan perbuatan praktek kasih)

Ada banyak cara untuk membuat ibadah dirumah berkualitas sama seperti di gereja. Anda bisa tambahkan daftar diatas lebih banyak lagi, silahkan ditambahkan untuk menambah referensi kita.

Bagikan:

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.