10 tindakan iman yang luar biasa dari 10 tokoh Alkitab
Abraham
Kehilangan anak adalah mimpi buruk terburuk bagi orang tua, tetapi itulah yang dihadapi Abraham ketika Tuhan memintanya untuk mengorbankan putranya, Ishak. (Baca Kejadian 22)
Ratu Ester
Menghadap Raja Xerxes tanpa diundang sama saja dengan kematian, tetapi iman Ester memberinya keberanian untuk menghadapnya, menyelamatkan nyawa setiap orang Yahudi di Persia. (Baca Ester 3-5)
Daud menghadapi Goliat
Dalam kisah iman yang populer ini, Daud, seorang gembala muda, menghadapi raksasa Filistin, Goliat—dan menang. Berbekal hanya sebuah ketapel dan lima batu kecil, Daud memiliki sesuatu yang jauh lebih kuat: imannya bahwa Tuhan dapat melakukan hal yang mustahil. (Baca 1 Samuel 17)
Nuh membangun bahtera.
Nuh menghabiskan bertahun-tahun membangun bahtera. Pada saat-saat ketika hal itu tampak sia-sia, imannya membuatnya tetap taat pada apa yang telah diperintahkan Tuhan kepadanya. Dia dan keluarganya adalah satu-satunya yang selamat dari banjir. (Baca Kejadian 6)
Elia di Gunung Karmel
Salah satu pertarungan terbesar dalam Perjanjian Lama, Elia berhadapan dengan para nabi Baal. Di pihak Elia—imannya. Elia membangun kembali mezbah Tuhan, membasahinya dengan air dan berdoa agar api turun dari langit. Imannya membuktikan kepada seluruh bangsa bahwa Allah merekalah satu-satunya Allah yang benar. (Baca 1 Raja-raja 18)
Musa dan penyeberangan Laut Merah
Setelah bertahun-tahun menjadi budak, Musa akhirnya dapat memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir. Tetapi mereka terjebak di antara lautan yang luas dan Firaun yang murka. Iman Musa tidak pernah goyah. Laut terbelah dan bangsa Israel berhasil menyeberang dengan selamat. (Baca Keluaran 14)
Maria dikunjungi oleh malaikat Gabriel.
Jika seorang perawan hamil saja sudah mustahil, Maria diberitahu bahwa ia mengandung Juruselamat dunia. Luar biasa? Ya! Tetapi ia menerima rencana Tuhan, dengan berkata, “Aku adalah hamba Tuhan. Kiranya segala yang telah Engkau firmankan tentang aku menjadi kenyataan.” (Baca Lukas 1)
Sadrak, Mesakh, dan Abednego
Ketiga sahabat yang setia ini menolak untuk sujud kepada patung emas Raja Nebukadnezar—dan dilemparkan ke dalam api yang menyala-nyala. Tetapi, sementara orang-orang yang melemparkan mereka ke dalam tungku api terbakar dan mati, ketiganya tetap tidak terluka. (Baca Daniel 3)
Wanita yang pendarahan
Tidak banyak yang diketahui tentang wanita ini, kecuali bahwa ia memiliki iman yang luar biasa. Setelah mengalami pendarahan hebat selama 12 tahun, ia dengan sepenuh hati percaya bahwa jika ia dapat menyentuh Yesus, ia akan sembuh. Dan memang demikianlah yang terjadi. (Baca Matius 9)
Rajam Stefanus
Iman Stefanus begitu besar sehingga ia menolak untuk berhenti memberitakan Injil, bahkan ketika dijatuhi hukuman mati. Bahkan, ketika batu-batu dilemparkan kepadanya, ia terus berkhotbah sampai langit terbuka dan ia melihat sekilas surga. (Baca Kisah Para Rasul 7)





